PALEMBANG — Meksiko memasuki era baru dengan kembalinya Javier Aguirre ke kursi pelatih. Bagi pelatih berjuluk El Vasco, ini merupakan periode ketiganya menukangi tim nasional setelah sebelumnya memimpin pada Piala Dunia 2002 dan 2010.
“Kami memiliki satu tujuan besar, yakni menghadirkan penampilan terbaik Meksiko sepanjang sejarah Piala Dunia,” tegas Aguirre dalam salah satu kesempatan.
Aguirre tidak sendiri. Ia didampingi legenda sepak bola Meksiko, Rafael Marquez, yang bertindak sebagai asisten pelatih. Marquez sendiri masih memegang rekor sebagai pemain Meksiko dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia.
Sebagai tuan rumah, Meksiko mendapat tiket otomatis menuju putaran final. Pada fase grup, mereka akan menjalani tiga pertandingan penting:
Dukungan publik di Mexico City dan Guadalajara diperkirakan menjadi faktor krusial dalam perjuangan mereka menuju fase gugur.
Meksiko termasuk salah satu negara dengan tradisi terkuat di kawasan CONCACAF. Mereka pertama kali tampil pada edisi perdana tahun 1930 dan telah berpartisipasi dalam 18 edisi Piala Dunia, termasuk sembilan kali lolos beruntun sejak 1994.
Secara keseluruhan, El Tricolor telah memainkan 60 pertandingan dengan catatan 17 kemenangan, 15 hasil imbang, dan 28 kekalahan. Mereka mencetak 62 gol dan kebobolan 101 gol.
Prestasi terbaik Meksiko sejauh ini adalah mencapai babak perempat final pada dua kesempatan, yakni saat menjadi tuan rumah pada 1970 dan 1986. Sayangnya, hingga kini mereka belum pernah menembus semifinal.
Piala Dunia 1970 menjadi turnamen paling berkesan bagi Meksiko. Mereka mampu melaju hingga perempat final sebelum dihentikan Italia dengan skor 1-4. Pada 1986, performa impresif kembali ditunjukkan di hadapan pendukung sendiri. Setelah menyingkirkan Bulgaria di babak 16 besar, perjalanan mereka terhenti secara dramatis lewat adu penalti melawan Jerman Barat di perempat final.
Namun, Piala Dunia Qatar 2022 menjadi salah satu edisi yang kurang memuaskan. Tergabung di Grup C bersama Argentina, Polandia, dan Arab Saudi, Meksiko hanya finis di posisi ketiga. Itu menjadi kali pertama sejak 1978 mereka gagal melewati fase grup.
Dalam sejarah Piala Dunia, dua nama Hernandez tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Meksiko. Luis Hernandez, yang terkenal dengan julukan El Matador, mencetak empat gol pada Piala Dunia 1998. Rekornya kemudian disamai Javier “Chicharito” Hernandez yang mencetak empat gol dalam tiga edisi berbeda, yaitu 2010, 2014, dan 2018.
Sementara itu, Rafael Marquez masih memegang rekor sebagai pemain Meksiko dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia. Mantan bek Barcelona tersebut menjadi simbol konsistensi sepak bola Meksiko di panggung global.