Pemkab OKI Ajukan Pembangunan Daop Karhutla Rp33 Miliar ke KLH, Siapkan Lahan Bersertifikat

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 10:22:31 WIB
Bupati OKI Muchendi Mahzareki menyampaikan usulan pembangunan Daop Penanggulangan Kebakaran Lahan senilai Rp33 miliar kepada Menteri Lingkungan Hidup.

PALEMBANG — Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengungkapkan bahwa daerahnya memiliki ekosistem gambut terluas di Sumatera Selatan, mencakup 49,3 persen dari total lahan gambut provinsi tersebut. Kondisi ini membuat OKI menjadi salah satu wilayah paling rawan karhutla setiap tahun.

"Musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang. Karena itu, kami terus memperkuat upaya pencegahan dengan melibatkan Forkopimda, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa," kata Muchendi dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Kamis.

Anggaran Rp33 Miliar untuk Pusat Operasional Pengendalian Karhutla

Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menyatakan bahwa usulan Pemkab OKI akan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas. Pembangunan Daop Penanggulangan Kebakaran Lahan dijadwalkan dimulai pada 2027.

"Kesiapan daerah sudah 100 persen. Tahun depan kami alokasikan pendanaan struktural untuk memulai pembangunannya," ujar Jumhur.

Fasilitas ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat operasional pengendalian karhutla di Kabupaten OKI. Pemkab setempat telah menyiapkan lahan bersertifikat sebagai syarat pembangunan.

Cakupan Layanan Sampah Baru 9,44 Persen, Pemkab Minta Dukungan Armada

Selain Daop karhutla, Pemkab OKI juga mengajukan bantuan sarana persampahan berupa dump truck dan kendaraan roda tiga. Saat ini, cakupan layanan pengelolaan sampah di OKI baru mencapai 9,44 persen akibat keterbatasan armada dan sarana pendukung.

Untuk meningkatkan layanan, Pemda menjalankan Gerakan OKI Lestari untuk Indonesia Asri melalui gotong royong rutin di lingkungan pemerintahan dan masyarakat. Bank sampah juga dikembangkan di sejumlah perangkat daerah untuk mendorong pengelolaan berbasis partisipasi warga.

Rekomendasi Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup Terbit Hari Ini

Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa rekomendasi Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup Kabupaten OKI telah ditandatangani langsung pada hari yang sama. Langkah ini menjadi syarat administratif penting agar berbagai usulan Pemkab OKI bisa segera direalisasikan.

"Persoalan lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama. Usulan dari Pemerintah Kabupaten OKI akan kami tindak lanjuti sesuai prioritas," kata Jumhur.

Kementerian juga berencana mengalokasikan bantuan sarana dan prasarana persampahan pada tahun anggaran berikutnya, menyusul prioritas utama pembangunan Daop karhutla.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top