Kapolda Sumsel Sandi Nugroho Ubah Tolok Ukur Kinerja Polri: Bukan Banyaknya Kasus yang Diungkap, Melainkan yang Berhasil Dicegah

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12:01 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugrogo memimpin Apel Sabuk Kamtibmas di Mapolres Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

PAGAR ALAM — Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, secara resmi memperkenalkan pendekatan baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) saat memimpin Apel Sabuk Kamtibmas di Lapangan Mapolres Pagar Alam, Kamis (30/7/2026). Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa kebanggaan institusi Polri kini bertumpu pada kemampuan preventif, bukan represif.

Paradigma Baru: Mencegah Lebih Penting daripada Mengungkap

"Kita tidak lagi sekadar bangga karena dapat mengungkap kasus kejahatan. Kebanggaan yang sebenarnya adalah ketika kita mampu mencegah kejahatan tersebut terjadi melalui edukasi dan perubahan pola pikir," ujar Sandi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Ia menekankan bahwa seluruh personel Polres Pagar Alam harus hadir di tengah masyarakat dan peka terhadap setiap keluhan warga. Menurutnya, menjaga keamanan wilayah tidak membutuhkan sosok pahlawan super seperti Superman, melainkan super team yang dibangun melalui kolaborasi lintas sektoral.

Sabuk Kamtibmas Bukan Sekadar Slogan Seremonial

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menjelaskan bahwa Apel Sabuk Kamtibmas merupakan ikatan nyata antara Polri, pemerintah daerah, dan warga. "Kolaborasi solid Forkopimda dan elemen masyarakat hari ini menjadi bukti bahwa kita semua sepakat untuk merapatkan barisan, menutup rapat segala celah kejahatan, serta menolak segala bentuk provokasi yang ingin memecah belah kerukunan di Bumi Besemah," pungkas Nandang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah, jajaran Forkopimda, serta tokoh agama, pemuda, dan masyarakat setempat. Kehadiran lintas elemen ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.

Potensi Pertanian dan Pariwisata Butuh Stabilitas Kamtibmas

Dalam kesempatan yang sama, Sandi menyoroti potensi besar Pagar Alam di sektor pertanian dan pariwisata. Menurutnya, potensi tersebut akan tumbuh pesat jika ditopang oleh situasi keamanan yang kondusif. "Berikan pelayanan yang cepat, profesional, humanis, serta berkeadilan. Jangan pernah lupa bahwa juragan kita adalah rakyat. Polri berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," tambahnya.

Apel Besar Sabuk Kamtibmas ini diharapkan dapat memperkuat upaya mewujudkan Kota Pagar Alam yang aman, nyaman, dan sejahtera. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat yang terus digaungkan: "Nyago Bumi Sriwijaya, Nyago Kota Pagar Alam, Aman Bae!"

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top