NATUNA — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, memastikan layanan pemeriksaan kehamilan enam kali tersebut tersedia di seluruh puskesmas yang ada di wilayahnya. Kebijakan ini memungkinkan ibu hamil untuk rutin memeriksakan kandungannya di fasilitas kesehatan terdekat tanpa terkendala biaya untuk tindakan USG.
“Dalam enam kali pemeriksaan kehamilan, ibu hamil akan menjalani pemeriksaan kandungan menggunakan alat pemindai kehamilan (USG) sebanyak dua kali secara gratis di Puskesmas,” ucap dia di Natuna, Jumat (31/7).
Selain pemeriksaan medis rutin, program ini juga menyentuh aspek edukasi. Setiap ibu hamil diwajibkan mengikuti kelas ibu hamil yang tersebar di tiap desa dan kelurahan, dengan lokasi utama di posyandu. Materi yang diberikan mencakup cara menjaga kesehatan selama kehamilan, pemenuhan gizi, hingga pengenalan tanda bahaya kehamilan.
Pemilihan posyandu sebagai pusat kegiatan bukan tanpa alasan. Pemerintah setempat mempertimbangkan kemudahan akses bagi peserta, serta aspek keamanan dan kenyamanan selama mengikuti rangkaian kelas.
Hal yang menarik dari kebijakan ini adalah keterlibatan para suami dalam kelas ibu hamil. Mereka tidak sekadar mengantar, tetapi dibekali pengetahuan tentang cara memperlakukan pasangan dengan baik, membangun komunikasi positif, dan menghindari pemicu stres selama masa kehamilan.
“Kehadiran suami itu penting karena ibu hamil membutuhkan perhatian, pendampingan, dan dukungan selama kehamilan. Dengan begitu, kondisi psikologis ibu tetap terjaga dan proses kehamilan hingga persalinan dapat dilalui lebih nyaman,” katanya.
Dinas Kesehatan juga membagikan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) kepada seluruh ibu hamil. Buku tersebut menjadi panduan sekaligus catatan kesehatan yang terintegrasi, memuat informasi sejak masa kehamilan, proses persalinan, hingga tumbuh kembang anak sampai usia lima tahun.
Pada setiap kunjungan ke puskesmas, ibu hamil juga menerima tablet tambah darah sesuai kebutuhan medisnya. Pemberian suplemen ini disertai edukasi berkelanjutan mengenai cara menjaga kesehatan diri dan janin, sehingga proses kehamilan dapat terpantau optimal hingga waktu persalinan tiba.