PALEMBANG — Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel yang tergabung dalam Satgas Tindak dipimpin Ipda Edi Sukirno, S.H. Kegiatan diawali apel pengecekan personel di Mako Batalyon A Pelopor, lalu dilanjutkan patroli kewilayahan ke sejumlah lokasi yang dinilai butuh perhatian khusus.
Patroli menyambangi kawasan sekitar Pertamina Kertapati di Jalan Ki Marogan dan Simpang Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang. Kedua titik itu dipilih karena dinilai memiliki potensi gangguan keamanan.
Operasi Sikat I Musi 2026 menetapkan sejumlah jenis kejahatan sebagai sasaran. Pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas) masuk daftar utama.
Selain itu, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta aksi premanisme menjadi perhatian aparat selama 16 hari operasi berjalan.
Patroli intensif di titik strategis diarahkan untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di kawasan sasaran pengamanan.
Operasi Sikat I Musi 2026 mengedepankan upaya penegakan hukum dengan dukungan fungsi intelijen. Pola itu dipakai agar langkah aparat tidak hanya bersifat reaktif terhadap kejadian, tetapi juga mendeteksi dini potensi gangguan di wilayah.
Polda Sumsel mengintensifkan pengamanan di sejumlah wilayah Kota Palembang selama periode operasi. Pengamanan menyasar kawasan yang dinilai rawan agar aktivitas warga berjalan tanpa gangguan berarti.
Warga yang menemukan tanda-tanda gangguan keamanan di lingkungan masing-masing dapat melapor ke kantor polisi terdekat. Aparat menyiapkan tindak lanjut atas setiap laporan yang masuk selama masa operasi.