Pencarian

Mobil Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit pada Juli 2026, PLN Operasikan 87 Pengisi Daya di 69 SPKLU

Minggu, 27 September 2026 • 20:02:01 WIB
Mobil Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit pada Juli 2026, PLN Operasikan 87 Pengisi Daya di 69 SPKLU
PLN UID S2JB mencatat populasi mobil listrik di Sumatera Selatan mencapai 2.047 unit pada Juli 2026.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) mencatat jumlah mobil listrik di Sumatera Selatan mencapai 2.047 unit pada Juli 2026, naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan 849 unit pada Desember 2025. Lonjakan populasi kendaraan listrik tersebut mendorong PLN meresmikan SPKLU Center pertama di Sumsel yang berlokasi di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang. Perusahaan menargetkan penguatan jaringan pengisian daya agar kebutuhan pengguna kendaraan listrik tetap terlayani, termasuk untuk perjalanan jarak jauh.

PALEMBANG — General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menyatakan pertumbuhan kendaraan listrik yang pesat menjadi sinyal bagi perusahaan untuk memastikan layanan pengisian daya ikut berkembang. Menurutnya, penambahan titik pengisian daya bukan sekadar menambah fasilitas, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat bahwa kendaraan listrik mudah digunakan sehari-hari maupun untuk perjalanan jauh.

Data nasional yang dihimpun PLN menunjukkan populasi mobil listrik di Sumsel melonjak dari 849 unit pada Desember 2025 menjadi 2.047 unit pada Juli 2026. Kenaikan itu terjadi dalam rentang sekitar tujuh bulan.

SPKLU Center Demang Lebar Daun Dilengkapi 8 Port Charger CCS2

Fasilitas SPKLU Center yang baru diresmikan di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang, dilengkapi empat unit pengisian daya baru dengan delapan port charger CCS2 fast charging berkapasitas 120 kW. Di lokasi yang sama juga tersedia dua unit eksisting Fast Charging 2 berkapasitas 120 kW dan 180 kW.

"Kehadiran fasilitas ini sekaligus memperkuat jaringan layanan pengisian daya PLN UID S2JB di Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu," kata Diksi.

87 Unit Pengisi Daya Tersebar di 69 Lokasi SPKLU

Saat ini PLN UID S2JB mengoperasikan total 87 unit pengisi daya mobil listrik yang tersebar di 69 lokasi SPKLU, ditambah satu unit SPKLU Mobile. Untuk kendaraan listrik roda dua, tersedia 40 unit fasilitas pengisian daya di 40 titik.

Diksi menegaskan pengembangan SPKLU tidak hanya berorientasi pada penambahan jumlah fasilitas. Menurutnya, keberadaan infrastruktur harus benar-benar memberi manfaat bagi pengguna kendaraan listrik.

"Infrastruktur harus tumbuh mengikuti kebutuhan dan pola mobilitas masyarakat," jelasnya.

Transaksi Pengisian Daya Melonjak dari 1.958 Menjadi 28.176 Kali

Peningkatan pemanfaatan SPKLU terlihat dari jumlah transaksi pengisian daya yang naik dari 1.958 kali pada 2024 menjadi 11.726 kali pada 2025. Hingga Agustus 2026, transaksi telah mencapai 28.176 kali.

Konsumsi energi kendaraan listrik melalui SPKLU juga meningkat dari 44.917 kWh pada 2024 menjadi 309.243 kWh pada 2025. Sampai Agustus 2026, pemakaian listrik melalui SPKLU telah mencapai 762.975 kWh.

"Angka ini menunjukkan bahwa perubahan perilaku konsumen sudah terjadi. PLN harus mampu mengantisipasi pertumbuhan tersebut dengan menghadirkan infrastruktur dan layanan lebih awal, sehingga ketersediaan fasilitas pengisian daya tidak menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin beralih menggunakan kendaraan listrik," ujar Diksi.

Gubernur Herman Deru Sebut Green Energy Jadi Solusi Pengurangan Polutan

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyambut positif penguatan infrastruktur kendaraan listrik di wilayahnya. Menurutnya, pertumbuhan kendaraan listrik perlu berjalan beriringan dengan kesiapan fasilitas pendukung agar masyarakat semakin yakin menggunakannya.

"Green energy menjadi salah satu solusi pengurangan polutan, diantaranya dengan penggunaan kendaraan listrik," kata Deru.

Deru menyatakan Sumatera Selatan menghargai para pengguna kendaraan listrik yang mendukung green energy melalui subsidi pajak bagi pengguna kendaraan listrik. Ia juga berterima kasih kepada PLN yang telah menunjuk Sumsel sebagai lokasi penguatan ekosistem kendaraan listrik.

Pengembangan infrastruktur kendaraan listrik menjadi bagian dari transformasi PLN dalam menghadirkan solusi energi yang sesuai kebutuhan pelanggan. Diksi menyebut keberadaan SPKLU Center merupakan bagian dari kesiapan perusahaan menjawab peningkatan populasi kendaraan listrik sekaligus mendukung percepatan transisi energi dan gaya hidup rendah emisi.

Follow www.halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks