Pencarian

Frisian Flag Ajak Ibu di Bandung Nikmati #TanggalMerahUntukIbu

Senin, 28 September 2026 • 09:05:31 WIB
Frisian Flag Ajak Ibu di Bandung Nikmati #TanggalMerahUntukIbu
Frisian Flag Indonesia menggelar acara #TanggalMerahUntukIbu di Trans Studio Mall Bandung pada 25-27 September 2026.

SUMATERA SELATAN — Frisian Flag Indonesia menggelar acara #TanggalMerahUntukIbu di Trans Studio Mall Bandung pada 25-27 September 2026. Keluarga diajak mengambil alih peran sejenak agar ibu bisa menikmati waktu istirahat yang benar-benar miliknya.

Acara ini menghadirkan talk show bertema "Ibu Lebih Produktif, Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermakna" pada Sabtu (26/9/2026). Psikolog Pernikahan Rayna Winata dan influencer Dhatu Rembulan menjadi pembicara dalam sesi tersebut.

Diskusi berfokus pada satu pesan utama: ibu tidak harus selalu sibuk untuk disebut produktif. Keduanya sepakat bahwa waktu untuk diri sendiri bukan kemewahan, melainkan kebutuhan agar ibu tetap bisa menjalankan perannya dengan baik.

Produktif Tidak Sama dengan Sibuk

Rayna Winata meluruskan anggapan yang sering membuat ibu merasa bersalah saat berhenti sejenak. Menurutnya, produktif bukan soal seberapa banyak kegiatan yang diselesaikan dalam sehari.

"Produktif adalah melakukan suatu hal yang bermakna di satu momen. Produktif bukan hanya menghasilkan uang. Misalnya, Ibu Rumah Tangga juga bisa produktif karena bisa mengatur keuangan keluarganya. Jadi produktif dan sibuk itu berbeda ya," kata Rayna.

Pesan ini relevan bagi banyak ibu di Indonesia yang mengurus rumah tangga tanpa jeda. Mengatur keuangan, menyusun menu makan, hingga memastikan kebutuhan anak terpenuhi adalah bentuk produktivitas yang nyata, meski jarang dihitung sebagai "kerja".

Self-Care Bukan Berarti Egois

Rayna menegaskan bahwa meluangkan waktu untuk diri sendiri justru menjaga energi ibu agar tidak habis di tengah jalan. Tanpa itu, ibu berisiko mengalami stres berkepanjangan.

"Penting untuk menyempatkan diri dengan self-care, seperti olahraga, merajut, atau melukis. Kalau enggak self-care, bisa berada di kondisi ekstrem dan menyebabkan stres atau kita jadi mempertanyakan diri sendiri. Padahal, kita sebagai Ibu bisa saja capek dan merasa bersalah," ungkap Rayna.

Ia menambahkan bahwa rasa bersalah saat beristirahat adalah hal wajar. Yang penting, ibu tidak membiarkan rasa itu menghalangi kebutuhan dasarnya sendiri.

"Tapi yang penting, ibu yang melakukan self-care itu bukan berarti dia egois. Ingat ya, kita tidak bisa menuang dari gelas yang kosong. Jadi, kita perlu isi energi yang cukup untuk bisa menjalankan peran dengan baik," sambungnya.

Jadwalkan Tanggal Merah Versi Sendiri

Dhatu Rembulan membagikan cara konkret yang ia jalankan sebagai ibu dua anak. Ia menetapkan satu hari khusus setiap minggu untuk berhenti dari rutinitas, dan ia sendiri yang menentukan tanggalnya.

"Aku punya tanggal merah khusus, biasanya seminggu sekali. Tanggalnya aku yang atur. Jujur, aku butuh banget jeda untuk mengembalikan energi," ungkap Dhatu.

Menurut Dhatu, ia memilih mengambil waktu untuk diri sendiri sebelum merasa benar-benar kelelahan. Baginya, tanggal merah versi sendiri menjadi kesempatan untuk relaks, beristirahat, maupun melakukan aktivitas yang disukai.

"Aku itu tipe ibu yang tanggal merahnya dilakukan sebelum capek banget. Bisa seminggu sekali untuk relaks, menikmati hari, rebahan, atau melakukan hal lain yang disukai," tuturnya.

Biasakan Afirmasi Positif pada Diri Sendiri

Dhatu menambahkan bahwa waktu untuk diri sendiri juga bisa menjadi bentuk menyayangi diri. Selain beristirahat, ia menyarankan ibu membiasakan diri memberi afirmasi positif setelah melakukan sesuatu yang berarti bagi keluarga.

"Kita harus bisa welas asih dan sayang pada diri sendiri. Misalnya, kita dapat membuat dialog-dialog yang positif dengan diri sendiri, seperti bilang, 'Alhamdulillah aku sudah bangun pagi dan bikin sarapan untuk keluarga'," ujarnya.

Kebiasaan kecil ini membantu ibu melihat kembali hal-hal yang sudah dikerjakan, bukan hanya yang belum selesai. Dampaknya, rasa cukup dan tenang lebih mudah muncul di tengah rutinitas yang padat.

Libatkan Keluarga, Bukan Hanya Ibu

Acara #TanggalMerahUntukIbu di Bandung mengajak bapak dan seluruh anggota keluarga untuk mengambil peran sejenak. Tujuannya sederhana: memberi ibu kesempatan menikmati hari yang benar-benar miliknya.

Peran keluarga jadi kunci. Tanpa dukungan pasangan dan anak, waktu istirahat ibu sering kembali terisi oleh urusan rumah. Membagi tugas secara nyata membuat jeda itu bisa dinikmati, bukan sekadar direncanakan.

Bagi ibu yang ingin mencoba, mulailah dari satu hari dalam seminggu. Tentukan tanggalnya, sampaikan kebutuhan ini ke keluarga, dan pilih aktivitas yang paling membuat hati tenang. Ibu yang berenergi cukup akan lebih mudah menghadirkan momen bermakna bersama anak dan pasangan.

Follow www.halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks