PALEMBANG — Ketua Umum Gokasi Sumatera Selatan Drs. Gunatien, TP., M.Pd. menyatakan evaluasi menjadi bagian penting dalam agenda Musda. Seluruh capaian maupun kekurangan selama periode sebelumnya perlu dibahas sebagai bahan perbaikan bagi kepengurusan mendatang.
"Agendanya seperti biasa, pertama evaluasi kegiatan selama periode 2022 sampai 2026. Segala sesuatu, lebih dan kurang itu pasti akan dibahas dan akan diperbaiki ke depan," kata Gunatien.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan bagi kepengurusan berikutnya dalam menyusun program kerja untuk periode 2026-2030.
"Yang sudah baik kita lanjutkan, yang masih kurang kita perbaiki. Harapannya, kepengurusan berikutnya bisa menjalankan program dengan lebih baik," ungkapnya.
Perluasan Kepengurusan di Kabupaten dan Kota Jadi Bahasan Utama
Selain mengevaluasi program kerja, Musda Gokasi Sumsel membahas pengembangan organisasi di tingkat kabupaten dan kota. Gunatien menyebut keberadaan Gokasi di Sumatera Selatan terus berkembang, meski belum seluruh kabupaten dan kota memiliki kepengurusan definitif.
"Walaupun yang definitif baru beberapa kabupaten dan kota, cikal bakalnya sudah banyak yang akan membuka. Kita berharap yang sudah siap untuk membuka ini ke depan bisa terealisasi," ujarnya.
Perluasan organisasi diharapkan berjalan selama periode 2026-2030 sehingga pembinaan karate dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Sumatera Selatan.
Pendiri Gokasi Sumsel Soroti Evaluasi Satu Periode Kepengurusan
Pendiri Gokasi Sumatera Selatan Kanang Alideras, SBR, menilai Musda menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan organisasi selama satu periode kepengurusan. Capaian maupun kekurangan selama periode 2022-2026 perlu menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah organisasi ke depan.
"Harapannya, mudah-mudahan ke depan Gokasi ini makin hari makin berkembang," kata Kanang.
Ia juga berharap daerah yang telah memiliki kesiapan untuk membentuk kepengurusan dapat segera merealisasikan rencana tersebut.
"Harapannya, ke depan daerah-daerah yang sudah memiliki kesiapan dapat segera merealisasikan pembentukan kepengurusan, sehingga Gokasi bisa terus berkembang," tandasnya.
Atlet Gokasi Ikuti Kejuaraan Kota hingga Nasional
Pembinaan atlet menjadi salah satu agenda yang turut mendapat perhatian dalam perjalanan Gokasi Sumsel. Bendahara Umum Gokasi Sumatera Selatan Huggannah, S.Pd., M.Pd. menyebut atlet Gokasi telah mengikuti berbagai kejuaraan selama periode 2022-2026, mencakup tingkat kota, provinsi hingga nasional.
"Kejuaraan cukup banyak, baik tingkat kota, provinsi maupun nasional. Atlet-atlet Gokasi alhamdulillah mengikuti berbagai kejuaraan tersebut," kata Huggannah.
Keikutsertaan dalam kompetisi menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus evaluasi terhadap perkembangan prestasi atlet. Huggannah berharap kepengurusan periode 2026-2030 dapat mempertahankan program pembinaan yang telah berjalan sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet untuk bertanding.
"Harapan kami, dengan adanya Musda 2026 ini, ke depan Gokasi akan lebih maju lagi, lebih berjaya, dengan prestasi yang lebih luar biasa lagi," pungkasnya.
Musda Gokasi Sumatera Selatan 2026 menjadi bagian dari proses penyiapan kepengurusan periode 2026-2030. Evaluasi organisasi, perluasan struktur di daerah, serta keberlanjutan pembinaan atlet menjadi sejumlah agenda yang dibahas untuk menentukan arah Gokasi Sumsel pada periode berikutnya.