Pencarian

Syngenta Gelar Festival Padi Petani Maju 2026, Teken MoU dengan Bulog hingga Pupuk Kujang

Senin, 28 September 2026 • 14:05:01 WIB
Syngenta Gelar Festival Padi Petani Maju 2026, Teken MoU dengan Bulog hingga Pupuk Kujang
Penandatanganan nota kesepahaman antara Syngenta Indonesia dan mitra dalam Festival Padi Petani Maju 2026.

SUMATERA SELATAN — Syngenta Indonesia meneken nota kesepahaman dengan Bulog, Pupuk Kujang, KTNA, dan SMK Pertanian dalam Festival Padi Petani Maju 2026 yang berlangsung 22-24 September 2026. Kemitraan itu menyasar regenerasi petani muda dan penguatan produktivitas padi untuk mendukung agenda swasembada pangan nasional. Rangkaian festival menandai enam dekade kerja sama Syngenta dengan petani Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman itu menjadi salah satu hasil konkret festival yang digelar bertepatan dengan Hari Tani Nasional. Selain Bulog dan Pupuk Kujang, Syngenta menggandeng Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) setempat serta sejumlah SMK Pertanian sebagai mitra.

Rangkaian acara dipusatkan di tiga lokasi berbeda. Dialog lintas sektor digelar di Jakarta, kunjungan fasilitas riset dan pengembangan dilakukan di Cikampek, lalu perayaan bersama ratusan petani komunitas Petani Maju ditutup di Karawang.

Empat Mitra yang Diajak Syngenta dalam Festival Padi 2026

Kolaborasi lintas sektor menjadi tulang punggung festival tahun ini. Syngenta menyebut kemitraan tersebut menghubungkan inovasi pertanian dengan kebutuhan petani di lapangan.

  • Bulog — mendukung penyerapan hasil panen dan rantai pasok padi.
  • Pupuk Kujang — menjamin ketersediaan pupuk bagi petani mitra.
  • KTNA setempat — menjembatani program ke kelompok tani akar rumput.
  • SMK Pertanian — menyiapkan regenerasi petani muda dari bangku sekolah.

Aspek regenerasi petani mendapat porsi besar dalam kerja sama ini. Usia rata-rata petani Indonesia yang terus menua menjadi persoalan struktural yang belum tuntas, sehingga keterlibatan SMK Pertanian dinilai strategis.

Dialog Lintas Sektor hingga Kunjungan Fasilitas Riset di Cikampek

Dialog lintas sektor di Jakarta membahas penguatan produktivitas padi melalui sinergi kebijakan, riset, inovasi, dan teknologi pertanian. Forum itu mempertemukan pemangku kepentingan dari pemerintah, pelaku industri, dan perwakilan petani.

Peserta juga diajak melihat langsung fasilitas riset dan pengembangan Syngenta di Cikampek. Kunjungan ini memperlihatkan bagaimana benih dan teknologi budidaya dikembangkan sebelum sampai ke lahan petani.

Rangkaian festival ditutup di Karawang dengan perayaan bersama ratusan petani komunitas Petani Maju. Deputi Widiastuti dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Irawati Priyanti, Direktur Penyidikan Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, turut menyapa peserta dalam acara tersebut.

Enam Dekade Syngenta dan Agenda Swasembada Pangan

Festival Padi Petani Maju 2026 sekaligus menandai enam dekade kemitraan Syngenta dengan petani Indonesia. Perusahaan menegaskan posisinya sebagai mitra jangka panjang, bukan sekadar pemasok sarana produksi pertanian.

Dukungan terhadap swasembada pangan nasional menjadi bingkai besar seluruh rangkaian acara. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi padi dalam beberapa tahun ke depan, dan sinergi antara kebijakan, riset, serta teknologi dinilai menjadi kunci pencapaiannya.

Bagi petani mitra, nilai kesepakatan ini terletak pada akses yang lebih terjamin ke pupuk, penyerapan hasil panen, dan pendampingan teknis. Sementara dari sisi industri, kolaborasi semacam ini memperkuat posisi Syngenta di pasar sarana produksi pertanian nasional yang persaingannya makin ketat.

Follow www.halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks