SUMATERA SELATAN — Spotify kembali menambah daftar fitur eksperimentalnya. Dua fitur terbaru yang diumumkan pekan ini adalah User Notes dan Running Mode. Keduanya punya pendekatan berbeda: satu untuk memperkaya pengalaman mendengarkan, satu lagi untuk menemani aktivitas fisik.
Running Mode: Playlist Otomatis untuk Pelari
Fitur Running Mode dirancang untuk pengguna yang ingin mendengarkan musik sambil berlari tanpa harus bolak-balik mengganti lagu. Spotify akan membuatkan daftar putar yang cocok dengan intensitas lari pengguna, termasuk beats per minute (BPM) dan genre musik yang sesuai.
Pengguna bisa memilih tipe latihan — interval, steady, atau pyramid — serta durasi, BPM, dan suasana musik yang diinginkan. Spotify kemudian akan meracik playlist yang pas. Fitur ini juga menyediakan "optional audio cues" untuk memandu pengguna selama lari.
Running Mode saat ini hanya tersedia di Spotify Fitness Hub untuk pelanggan Premium di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia. Selain itu, fitur ini masih eksklusif untuk pengguna iOS.
User Notes: Caption Pribadi di Setiap Track
Berbeda dengan Running Mode, fitur User Notes bisa digunakan oleh semua pengguna — baik gratis maupun Premium. Fungsinya seperti menambahkan "caption" pribadi ke setiap lagu. Catatan tersebut akan muncul di bawah track di library dan playlist pengguna.
Yang menarik, catatan ini juga bisa dilihat oleh pengguna lain jika lagu tersebut ada di playlist yang dibagikan oleh pemilik catatan. Spotify menyebut fitur ini sedang digulirkan secara bertahap di "select markets" dan hanya tersedia untuk pengguna berusia 16 tahun ke atas.
Ketersediaan di Indonesia: Belum Ada Kepastian
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kapan kedua fitur tersebut akan hadir untuk pengguna Spotify di Indonesia. Running Mode masih terbatas di tujuh negara dan hanya iOS. Sementara User Notes masih dalam tahap peluncuran terbatas.
Bagi pengguna yang penasaran, bisa memantau pembaruan di aplikasi Spotify masing-masing. Biasanya, fitur semacam ini akan muncul secara bertahap setelah tahap pengujian awal selesai.
Sebelumnya, Spotify juga telah menambahkan AI chatbot sendiri dan mengubah sistem login — pengguna tidak bisa lagi masuk menggunakan username. Perubahan-perubahan ini menunjukkan bahwa Spotify terus bereksperimen dengan fitur personalisasi dan sosial, meskipun belum semuanya tersedia secara global.