Metalenz Polar ID Hadirkan Teknologi Face ID Bawah Layar Tahun 2027

Penulis: Asnal Wahid  •  Senin, 04 Mei 2026 | 22:21:01 WIB

Metalenz memperkenalkan Polar ID, sistem pemindaian wajah berbasis metasurface yang mampu bekerja secara tak kasat mata dari balik layar OLED. Teknologi keamanan biembetik ini dijadwalkan hadir pada smartphone dan laptop mulai 2027 untuk memberikan solusi autentikasi yang lebih aman sekaligus menghilangkan gangguan visual seperti notch atau punch-hole yang selama ini mendominasi perangkat modern.

Metalenz mendemonstrasikan sistem pemindaian wajah Polar ID yang bisa disembunyikan sepenuhnya di bawah panel OLED pada ajang Display Week di Los Angeles. Inovasi ini menandai potensi berakhirnya era desain layar yang terganggu oleh modul kamera biometrik berukuran besar. Selama ini, produsen seperti Apple harus mempertahankan Dynamic Island karena kompleksitas sensor Face ID yang sulit ditembus cahaya jika diletakkan di bawah layar.

Berbeda dengan sistem optik tradisional yang menggunakan tumpukan lensa plastik atau kaca, Metalenz memanfaatkan teknologi metasurface. Sistem ini menggunakan lensa tunggal dengan struktur nano untuk membelokkan cahaya langsung ke sensor. Teknologi tersebut jauh lebih ringkas dan sudah digunakan di lebih dari 300 juta perangkat konsumen untuk mendukung sensor time-of-flight (ToF) serta fitur autofokus kamera.

Polar ID tidak hanya unggul dari sisi dimensi, tetapi juga keamanan melalui pemanfaatan data polarisasi cahaya. Sensor ini mampu mengenali tanda unik dari pantulan cahaya pada kulit manusia yang berbeda dengan material silikon. Hal ini membuat Polar ID jauh lebih sulit dikelabui oleh topeng 3D berkualitas tinggi sekalipun, melampaui standar keamanan sistem face unlock pada kebanyakan ponsel Android saat ini.

Keunggulan Teknis Metalenz Polar ID

  • Teknologi Lensa: Metasurface lensa tunggal dengan struktur nano
  • Fitur Keamanan: Deteksi tanda polarisasi (anti-spoofing topeng 3D)
  • Kompatibilitas: Terintegrasi dengan prosesor Qualcomm
  • Efisiensi Ruang: Jauh lebih kecil dibanding sistem Apple TrueDepth
  • Ketahanan Lingkungan: Tetap akurat dalam kondisi cahaya terik maupun minim cahaya

CEO Metalenz, Rob Devlin, menyatakan bahwa sistem ini telah divalidasi oleh pihak ketiga dan memenuhi standar keamanan tertinggi. "Kami telah membuktikan dengan pengujian pihak ketiga bahwa kami memenuhi standar keamanan tertinggi dalam hal performa, terutama dalam menangkal penggunaan topeng dari kualitas apa pun," ujar Devlin kepada WIRED.

Solusi Kamera di Bawah Layar

Implementasi kamera di bawah layar (Under-Display Camera) selama ini sering terkendala penurunan kualitas gambar yang drastis. Samsung sempat menerapkannya pada seri Galaxy Z Fold, namun akhirnya kembali ke desain punch-hole pada model terbaru karena masalah distorsi. Metalenz mengklaim Polar ID tidak mengalami kendala serupa karena sensor ini fokus pada data polarisasi, bukan sekadar citra visual mentah.

Meskipun sinyal sedikit terdistorsi saat melewati lapisan layar OLED, informasi polarisasi yang dibutuhkan untuk autentikasi tetap terjaga. Metalenz kini sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah manufaktur smartphone besar untuk mengintegrasikan wilayah layar yang lebih tipis sebagai rumah bagi sensor Polar ID. Integrasi ini diklaim tidak akan memengaruhi kualitas visual panel layar yang dilihat pengguna.

Dampak bagi Pengguna di Indonesia

Kehadiran teknologi ini pada 2027 akan memberikan dampak signifikan bagi pasar smartphone di Indonesia, terutama di segmen flagship dan upper mid-range. Pengguna Android di tanah air nantinya bisa menikmati fitur keamanan setara Face ID tanpa harus berkompromi dengan desain layar yang "berlubang" atau memiliki poni besar.

Selain itu, kolaborasi Metalenz dengan Qualcomm memastikan bahwa teknologi ini akan lebih mudah diadopsi oleh berbagai merek ponsel populer di Indonesia yang menggunakan chipset Snapdragon. Ini membuka jalan bagi standarisasi keamanan biometrik tingkat tinggi untuk aplikasi perbankan dan pembayaran digital yang sangat masif pertumbuhannya di ekosistem lokal.

Metalenz menargetkan produksi massal Polar ID untuk perangkat konsumen pada tahun 2027. Jika implementasi ini berjalan mulus, industri smartphone akan benar-benar mencapai ambisi desain all-screen yang sempurna tanpa ada gangguan sensor di area layar utama.

Reporter: Asnal Wahid
Back to top