Pencarian

147 Hotspot Terdeteksi di Sumsel, 11 Kabupaten Siaga Darurat Karhutla hingga November 2026

Kamis, 30 Juli 2026 • 10:18:31 WIB
147 Hotspot Terdeteksi di Sumsel, 11 Kabupaten Siaga Darurat Karhutla hingga November 2026
BPBD Sumsel mencatat 1.834 titik hotspot terdeteksi di Sumatera Selatan sejak Januari hingga Juli 2026.

PALEMBANG — BPBD Sumsel melaporkan total hotspot sejak Januari hingga Juli 2026 mencapai 1.834 titik, angka tertinggi sepanjang tahun ini. Data Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (SIPONGI) Kemenhut menunjukkan sebaran terbanyak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan 28 titik, disusul Banyuasin dan Muara Enim masing-masing 21 titik, serta Lahat 17 titik.

Luas Lahan Terbakar Capai 664,87 Hektare

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengungkapkan tren karhutla ikut meroket. Hingga 28 Juli 2026, tercatat 383 peristiwa kebakaran dengan indikasi luas area terbakar 664,87 hektare. Sebagian besar wilayah Sumsel kini berpotensi terbakar dengan kategori risiko “very high” atau sangat mudah terbakar.

“Kondisi ini membutuhkan perhatian dan kerja sama seluruh pihak untuk mencegah meluasnya karhutla,” ujar Sudirman dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

11 Daerah Siaga, Lahat Jadi Kabupaten Terbaru

Lahat resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan status siaga karhutla yang ditandatangani bupati dan berlaku hingga 30 November 2026. Dengan demikian, total 11 kabupaten di Sumsel berstatus siaga darurat. Kesebelas daerah itu adalah OKU Selatan, Muara Enim, Banyuasin, Muba, Ogan Ilir, OKI, PALI, OKU, Muratara, Musi Rawas, dan Lahat.

Penetapan status siaga bertujuan memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau. BPBD Sumsel terus mendorong kabupaten dan kota lainnya agar segera menetapkan status serupa, termasuk daerah yang tidak masuk kategori rawan karhutla.

“Kesiapan tersebut meliputi pengerahan personel, penyediaan peralatan, koordinasi lintas instansi, hingga dukungan anggaran untuk penanganan karhutla,” jelas Sudirman.

Zona Rawan: 8 Daerah dengan Lebih dari 30 Kejadian

BPBD Sumsel mengklasifikasikan zona rawan karhutla berdasarkan jumlah kejadian tinggi, yakni lebih dari 30 kasus. Delapan daerah yang masuk kategori ini meliputi Muba, Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Musi Rawas Utara, PALI, dan Kota Palembang. Penetapan zona ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas penanganan dan mitigasi kebakaran.

BPBD mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi cuaca yang semakin kering berpotensi memicu kebakaran lebih luas dan sulit dipadamkan.

Bagikan
Sumber: sumsel.idntimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks