Pencarian

Harga Emas dan Pangan Tekan Inflasi Sumsel Awal 2026

Selasa, 03 Februari 2026 • 11:44:02 WIB
Harga Emas dan Pangan Tekan Inflasi Sumsel Awal 2026
BPS Sumsel mencatat inflasi Januari 2026 sebesar 3,33 persen (yoy).

Palembang - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Selatan melaporkan perkembangan harga barang dan jasa pada Januari 2026 menunjukkan inflasi sebesar 3,33 persen (yoy). Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan Januari 2025 yang dipengaruhi oleh kebijakan diskon tarif listrik.

Statistisi Ahli Madya Statistik Distribusi BPS Sumatra Selatan, Tituk Indrawati, menjelaskan perbedaan inflasi tersebut dipicu oleh tidak berlakunya kembali potongan tarif listrik yang sebelumnya diterapkan pada awal 2025. Kondisi tersebut membuat inflasi di Sumatra Selatan bergerak berbeda dibandingkan tren nasional.

Ketiadaan diskon listrik berdampak signifikan pada kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga. Kelompok ini mencatat inflasi sebesar 10,42 persen dengan kontribusi terhadap inflasi umum mencapai 1,33 persen.

Selain faktor energi, komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang tekanan inflasi terbesar di Sumatra Selatan. Emas perhiasan berada dalam kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi sebesar 22,86 persen dengan andil inflasi mencapai 1,77 persen.

Menurut BPS, kenaikan harga emas dipengaruhi tren peningkatan harga logam mulia secara global. Di Sumatra Selatan, harga emas perhiasan sempat menembus kisaran Rp3 juta per gram, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap inflasi daerah.

Tekanan inflasi juga berasal dari kelompok pangan bergejolak atau volatile food. Sejumlah komoditas seperti beras dan daging ayam ras tercatat turut mengalami kenaikan harga pada Januari 2026.

Secara wilayah, inflasi tahunan tertinggi di Sumatra Selatan terjadi di Kota Lubuk Linggau dengan angka 3,67 persen. Sementara itu, inflasi terendah tercatat di Kabupaten Muara Enim sebesar 2,96 persen. Komoditas yang menjadi penyumbang inflasi di berbagai daerah tersebut antara lain emas perhiasan, tomat, bawang putih, cabai rawit, sepeda motor, dan bayam.

Bagikan
Sumber: Bisnis

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks