LAHAT — Bupati Lahat Bursah Zarnubi melantik jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat masa bakti 2026–2029. Acara yang berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati pada Senin (27/4/2026) ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat.
Pelantikan tersebut menetapkan Edhi Amin sebagai Ketua PWI Lahat yang baru. Kehadiran Wakil Bupati Widia Ningsih, Ketua DPRD Fitrizal Homizi, hingga Sekretaris Daerah Izro Maita menegaskan dukungan penuh lintas instansi terhadap peran media di daerah.
Pemerintah Kabupaten Lahat memandang PWI sebagai mitra krusial dalam membangun ekosistem informasi yang sehat. Sinergi ini diarahkan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan mampu merespons kebutuhan publik secara cepat.
Fokus Edhi Amin Tingkatkan Profesionalisme Wartawan Lahat
Ketua PWI Lahat terpilih, Edhi Amin, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ke arah yang lebih profesional. Ia menilai kualitas jurnalisme merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk pers daerah.
"Kami berkomitmen memperkuat kualitas jurnalisme, menjaga marwah organisasi, serta membangun sinergi yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan," ujar Edhi Amin dalam sambutannya.
PWI Lahat periode 2026–2029 akan memfokuskan program kerja pada peningkatan kapasitas anggota. Hal ini mencakup pemahaman mendalam terhadap kode etik serta penguasaan teknologi informasi guna menghadapi tantangan digitalisasi media.
Bupati Bursah Zarnubi Buka Ruang Kritik Konstruktif
Pemerintah Kabupaten Lahat memastikan keterbukaan terhadap masukan dan kritik dari insan pers. Bupati Bursah Zarnubi meminta media menjalankan fungsi kontrol sosial secara berimbang guna menjaga keseimbangan pembangunan di Bumi Seganti Setungguan.
"Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan kebijakan publik sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Kami berharap PWI dapat terus menjaga profesionalisme dan integritas," tegas Bursah.
Bursah menambahkan, informasi yang akurat dan edukatif sangat dibutuhkan untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. PWI diharapkan mampu mengolah data mentah menjadi berita yang mencerahkan bagi seluruh warga Lahat.
Peran Media Tangkal Disinformasi di Sumatera Selatan
Kepengurusan PWI Lahat periode ini juga memikul tanggung jawab besar dalam meningkatkan literasi publik. Media daerah kini diposisikan sebagai garda terdepan untuk membendung persebaran hoaks atau disinformasi yang berpotensi memicu kegaduhan sosial.
Sinergi dengan jajaran OPD dan PWI Provinsi Sumatera Selatan akan diperkuat guna memastikan akses informasi pembangunan berjalan satu pintu. Langkah ini bertujuan menciptakan ruang digital yang kredibel bagi masyarakat luas.
Pelantikan ini tidak sekadar menjadi seremoni organisasi tiga tahunan. PWI Lahat kini dituntut aktif menghadirkan narasi positif yang mampu mendorong citra daerah hingga ke level nasional melalui karya jurnalistik yang tajam dan berkualitas.